TULUNGAGUNG — Layanan gawat darurat terintegrasi Tulungagung Emergency Medical Service (TEMS) milik RSUD dr. Iskak Tulungagung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang penganugerahan Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), TEMS dinobatkan sebagai salah satu inovasi pelayanan publik terbaik kategori kesehatan tahun 2026.
Penghargaan diserahkan langsung dalam acara puncak yang berlangsung di Jakarta, Kamis (19/6), dan diterima oleh Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung didampingi jajaran manajemen serta tim TEMS. Capaian ini menegaskan konsistensi rumah sakit rujukan regional Tipe B tersebut dalam menghadirkan layanan kegawatdaruratan yang cepat, terpadu, dan menjangkau seluruh pelosok Kabupaten Tulungagung.
Sistem Rujukan Terpadu yang Menyelamatkan Nyawa
TEMS merupakan sistem layanan gawat darurat pra-rumah sakit yang mengintegrasikan panggilan darurat, ambulans siaga, komunikasi radio medik, hingga kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam satu alur komando. Melalui pusat kendali public safety center, masyarakat cukup menghubungi satu nomor panggilan darurat untuk mendapatkan respons medis, tanpa dipungut biaya.
Dengan konsep time saving is life saving, TEMS memangkas waktu tanggap darurat secara signifikan. Setiap laporan yang masuk langsung diteruskan ke armada ambulans terdekat sekaligus menyiapkan tim IGD, sehingga pasien telah tertangani sejak di lokasi kejadian maupun selama perjalanan menuju rumah sakit.
"Penghargaan ini bukan milik rumah sakit semata, melainkan milik seluruh masyarakat Tulungagung. TEMS lahir dari keyakinan bahwa setiap detik sangat berharga dalam kondisi gawat darurat, dan tugas kami adalah memastikan pertolongan datang tepat waktu," ujar Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung dalam sambutannya.
Cakupan Layanan yang Terus Diperluas
Sepanjang tahun berjalan, TEMS mencatatkan peningkatan cakupan layanan yang konsisten, baik dari sisi jumlah panggilan darurat yang tertangani maupun sebaran wilayah jangkauan ambulans siaga. Sejumlah pengembangan yang menjadi pertimbangan tim penilai antara lain:
- Integrasi panggilan darurat dengan pusat kendali public safety center selama 24 jam penuh setiap hari.
- Penambahan titik siaga ambulans di wilayah kecamatan untuk mempersingkat waktu tanggap.
- Digitalisasi rekam medis darurat sehingga data pasien tersedia sebelum tiba di IGD.
- Pelatihan bantuan hidup dasar bagi kader kesehatan dan masyarakat awam terlatih.
- Kolaborasi lintas sektor dengan kepolisian, pemadam kebakaran, dan pemerintah desa.
Inovasi tersebut dinilai berhasil menjawab tantangan geografis Kabupaten Tulungagung yang memiliki wilayah perbukitan dan pesisir, di mana keterlambatan penanganan sering menjadi penyebab tingginya risiko kegawatan. Melalui TEMS, gap waktu antara kejadian dan penanganan medis dapat ditekan secara berarti.
Komitmen Berkelanjutan
Manajemen RSUD dr. Iskak menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus menyempurnakan layanan. Ke depan, rumah sakit berencana memperkuat sistem telemedicine darurat, memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat, serta meningkatkan interoperabilitas data dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama di seluruh Tulungagung.
Masyarakat yang membutuhkan pertolongan gawat darurat dapat menghubungi layanan TEMS dan IGD RSUD dr. Iskak Tulungagung yang beroperasi selama 24 jam di nomor (0355) 322609, atau mengunjungi langsung Instalasi Gawat Darurat di Jl. dr. Wahidin Sudiro Husodo No.1, Tulungagung.
Ditulis oleh Tim Humas RSUD dr. Iskak
Unit Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama RSUD dr. Iskak Tulungagung menyajikan informasi resmi seputar layanan, kegiatan, dan prestasi rumah sakit rujukan regional Jawa Timur bagian selatan.